Operasi Plastik Korea

operasi plastik korea sangatlah berbahaya

Tren bedah plastik di Korea Selatan memang digunakan sebagai jalan pintas untuk mempercantik diri secara permanen. Tentu saja, perawatan ini nggak cuma dilakukan oleh para artis yang sering tampil di drama atau di atas panggung menyanyi, melainkan masyarakat biasa pun juga bisa mempraktikannya. Mulai dari mengubah pola bibir, hidung, dagu, hingga bentuk lipatan mata.

Salah satu daerah di Korea Selatan yang dikenal memiliki klinik operasi plastik terbesar adalah wilayah Gangnam. Di sini semua hal mengenai perawatan wajah bisa kamu temukan dengan mudah.  Bahkan tak sedikit para wisatawan luar negeri yang turut memeriahkan tren tersebut guna mendapatkan wajah ala-ala artis Korea gitu. Ya.. meskipun nggak semua seleb Korea itu oplas sih.

Namun, tahu nggak kalau dibalik hasil operasi plastik yang menjanjikan itu, ada sejumlah hal menyakitkan yang harus pasien lalui? Bahkan mungkin kamu akan berpikir dua kali sebelum ikut tren itu.

Ini Dia sejumlah fakta mengerikan tentang operasi plastik Korea yang harus kamu ketahui!

1. Hampir 65 persen operasi plastik korea memunculkan wajah baru

Menurut data Departemen Kesehatan Korea Selatan, hampir 60 persen lebih wanita di negara pembawa gelombang Hallyu tersebut melakukan operasi dari mata hingga dagu mereka. Hal ini menjadikan para pengguna operasi plastik mampu menampilkan wajah baru meski membantah telah melakukan oplas.

2. Kecacatan permanen

Meskipun operasi plastik memberikan janji bisa mengubah wajah lbih cantik dan sempurna, tetapi risikonya juga tak kalah besar. Jika gagal, maka kemungkinan besar bisa menderita lumpuh atau kecacatan permanen bahkan meninggal, sehingga impian mempunyai wajah ala artis Korea pun buyar seketika. Akibatnya tren operasi plastik yang sedemikian rupa menampilkan stigma bahwa agar tampil cantik, maka harus sakit. Wah, ngeri ya!

3. Wajah bengkak di area wajah bahkan kepala

Setelah menjalani operasi plastik, biasanya pasien akan mengalami serangkaian dampak yang tidak lazim. Seperti misalnya wajah menjadi besar dan membengkak. Jika kamu sedang jalan-jalan di Korea Selatan, dan menemukan beberapa wanita di tempat perbelanjaan dengan wajah yang dipenuhi perban, maka janganlah heran apalagi kaget. Sebab, pemandangan itu kerap terjadi dan sudah bukan hal asing lagi di Korea Selatan.

4. Operasi plastik memerlukan biaya yang lebih banyak

Bagi masyarakat Korea, tren operasi plastik diketahui memerlukan biaya yang lebih banyak, bahkan biaya masa pemulihan dan kontrol rutin selama satu tahun bisa menghabiskan budget puluhan juta. Karena mahalnya biaya, mereka pun lebih memilih operasi plastik abal-abal yang berisiko dengan catatan harga terjangkau.

5. Memberikan dampak yang buruk pada kondisi psikologi seseorang

Tidak hanya fisik saja, kalau operasi plastik gagal dan menyebabkan bentuk fisik jadi lebih buruk, maka bisa berdampak pada kondisi psikologis seseorang. Hal ini diakibatkan oleh ketidakmampuan menerima  kegagalan yang bertolak belakang dengan harapan sebelumnya. Kalau sudah begini, apa kamu yakin masih mau ikut-ikutan tren oplas? Sebisa mungkin jangan deh!

Daripada memilih jalan pintas yang berisiko besar, menghabiskan banyak biaya, dan di-bully teman karena wajah berubah, lebih baik melakukan perawatan wajah yang alami dan sehat. Sebab, cara merawat wajah yang baik dan benar akan membuatmu makin cantik dan tidak perlu mengalami kecanduan pada peralatan bedah plastik.

Lagi pula, untuk membuat proporsi wajah tampak sempurna dan cantik, kamu bisa mengakalinya dengan berbagai perawatan kecantikan yang lebih aman. Seperti misalnya memanfaatkan kecanggihan produk April Skin yang jika diaplikasikan setiap hari pada wajah sebelum beraktivitas di luar, maka tidak mustahil kamu bakalan seperti idol korea yang imut dan cantik.